Header Ads

Seo Services

Masa Nonkooperasi Organisasi Perhimpunan Indonesia, Partai Komunis Indonesia, Partai Nasional Indonesia ( 1920 - 1930 )


Masa Nonkooperasi ( 1920 -1930 )
Di sebut masa nonkooperasi karena pada periode ini, organisasi-organisasi pergerakan nasional memiliki ciri pokok, radikal dan tidak bersedia bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda ( nonkooperatif ). Masa nonkooperatif berlangsung antara tahun 1920-1930. Adapun organisasi-organisasi yang ciri pokok nonkooperasi sebagai berikut.
1 ) Perhimpinan Indonesia
Organisasi Perhimpunan Indonesia semula bernama Indische Vereeniging, di dirikan oleh para mahasiswa Indonesia di Negeri Belanda. Pada tahun 1908, para mahasiswa di negeri Belanda ini mendirikan organisasi Indische Vereeniging. Beberapa di antaranya, yaitu Sutan Kesayangan dan R.M. Woto Suroto. Semula, organisasi ini hanya terbatas sebagai organisasi yang mengurusi kepentingan orang-orang perantauan Indonesia di negeri Belanda.
Tujuan PI adalah menuntut Indonesia merdeka. PI juga ikut dalam kegiatan organisasi Internasional, seperti menghadiri Kongres Liga Demokrasi Internasional dan Kongres Liga Anti Kolonialisme. Oleh karena tindakan PI di anggap membahayakan, maka Belanda melakukan penangkapan terhadap para pemimpin PI. Tetapi, mereka kemudian di bebaskan karena terbukti tidak bersalah.
2 ) Partai Komunis Indonesia ( PKI )
Organisasi komunis pertama di Indonesia adalah Indische Sosial Democratische Vereeniging ( ISDV ). Organisasi ini berdiri pada tahun 1914 di Semarang. Pendirinya adalah seorang Belanda bernama Seneevliet. Orang Indonesia yang ikut mendirikan organisasi ISDV ialah Semaun.
ISDV ternyata kurang mendapat sambutan luas, sehingga pada tanggal 23 Mei 1920 ISDV berganti nama menjadi Partij Komunis Hindia ( PKH ) dan pada bulan Desember 1920 berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia ( PKI ). PKI di ketuai oleh Semaun, sedangkan tokoh lainnya yaitu Darsono.
Tujuan PKI adalah mendirikan negara komunis di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, PKI melakukan propaganda yang menarik rakyat serta bersikap anti pemerintah penjajah. Untuk memperoleh pengikut sebanyak-banyaknya, PKI menjalankan politik sesuai dengan garis perjuangan komunis internasional. Taktik yang di tempuh, antara lain dengan melakukan inflitrasi ( penyusupan ) ke dalam partai lain yang di pandang besar. Banyak anggota PKI yang di susupkan ke dalam organisasi Sarekat Islam, sehingga banyak anggota SI yang terpengaruh oleh paham komunis. Akibatnya SI terbelah menjadi dua, yaitu SI Merah dan SI Putih.
3 ) Partai Nasional Indonesia ( PNI )
PNI di dirikan oleh Ir. Soekarno beserta beberapa tokoh dari Perhimpunan Indonesia yang tergabung Dalam Algamena Studie Clup di Bandung pada tanggal 14 Juli 1927. Oleh karena itu, corak perjuangan PNI memiliki kesamaan dengan corak perjuangan perhimpunan Indonesia ( PI ). Beberapa tokoh PNI yaitu Ir. Anwari, MR. sartono, Mr. Iskaq Cokroadisuryo, dan Mr. Budiyanto.
Terhadap pemerintah kolonial, PNI bersikap Nonkooperatif ( menolak bekerja sama ). Dengan tegas PNI menentang kolonialisme dan imperalisme. Tujuan organisasi ini pun sangat jelas dan tegas yaitu mencapai Indonesia merdeka.

No comments